TEMUAN baru dari Cofense telah menemukan bahwa satu dari sepuluh email yang dilaporkan pada tahun 2018 bersifat berbahaya, dengan lebih dari 50% dari yang terkait berupa penipuan untuk mengumpulkan informasi login dan sistem para pengguna – istilah ini dikenal sebagai credential phishing.

Seperti yang dijelaskan dalam laporannya The State of Phishing Defense 2018: Susceptibility, Resiliency, and Response to Phishing Attacks lebih dari 135 juta simulasi phishing, 800.000 email yang dilaporkan dan hampir 50.000 kampanye phishing nyata yang menargetkan organisasi-organisasi di 23 industri yang berbeda mulai dari kesehatan, hingga layanan keuangan untuk manufaktur.

Temuan utama menemukan bahwa 21% dari email crimeware yang dilaporkan mengandung lampiran berbahaya sementara istilah ‘faktur/invoice’ adalah salah satu subjek phishing yang paling sering digunakan, hal tersebut masuk dalam enam dari 10 kampanye phishing paling efektif tahun ini.

Namun, pada catatan yang lebih positif, Cofense mengklaim bahwa ketahanan pengguna terhadap phishing telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir dengan tingkat kenaikan 14% dari tiga tahun lalu. Menariknya, organisasi di industri utilitas dan energi tercatat sebagai organisai yang meningkat tertinggi terhadap kesadaran phishing, tetapi Cofense memperingatkan bahwa industri secara keseluruhan yang terlibat dengan infrastruktur harus terus meningkatkan kesadaran ini.

“Kami mendirikan Cofense pada prinsip bahwa elemen manusia, pengguna yang ditargetkan, merupakan faktor penting dalam membela terhadap ancaman phishing,” kata Aaron Higbee, pendiri dan CTO Cofense.

“Kami melihat phishing memotong kontrol teknologi setiap hari dan semakin banyak masyarakat yang mengenali dan melaporkan ancaman tersebut. Hasil penelitian kami yang dirinci dalam ‘State of Phishing Defense’ menunjukkan bahwa kesadaran telah dibangun oleh karyawan-karyawan yang sebelumnya bisa dibilang perantara termudah untuk di bobol. Tren ini memperkuat bahwa manusia adalah elemen kunci untuk program keamanan yang sukses. ”

Powered by tembokapi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here